Jumat, 24 Oktober 2014

5 Pedoman Ini Dalam Membangun Trading Plan



Setiap trader dalam tradingnya harus mempunyai yang namanya trading plan. Ada ungkapan yang mengatakan “jika anda tidak mempunyai rencana maka anda berencana untuk gagal”. Mungkin ini terdengar klise tapi saat anda trading anda pasti baru akan percaya.
Seorang trader yang sukses mempunyai trading plan yang di awali oleh gambaran umum lalu menerapkannya dalam sebuah aturan yang dijadikan acuan dalam bertransaksi. Selain itu yang juga tidak kalah penting yaitu buatlah suatu catatan atau jurnal dari trading yang anda lakukan. Dengan mempunyai jurnal atau catatan ini akan membantu anda kemudian hari dalam mengevaluasi trading plan anda. Berikut beberapa  pedoman yang bisa anda ikuti dalam menyusun trading plan :

1.   Ekspektasi / Harapan : Kenapa anda memutuskan terjun di forex trading dan apa yang anda harapkan dari trading ini ? Dengan membangun ini dari awal maka akan membantu untuk membuat trading Anda tetap pada jalurnya, dan menangkal kekecewaan.

2.   Rencanakan Resiko : Sebelumnya putuskan seberapa besar modal yang ingin digunakan untuk trading, tentu saja dana ini tidak akan menganggu keuangan rumah tangga anda atau bahasa kasarnya dana parkir. Mungkin terdengar mengada ngada tetapi secara psikologi ini akan sangat berpengaruh terhadap mental anda, selain itu tentukan seberapa besar target anda. Jangan sekali kali meresikokan lebih dari yang anda sanggup tanggung, anda harus tidak merasa trauma atau putus asa saat anda mengalami loss, untuk itu tentukan resiko yang siap anda tanggung dari setiap transaksi yang anda lakukan di awal. Dalam artian begitu anda masuk posisi pada saat itu juga anda sudah tahu seberapa besar resiko yang siap anda tanggung.

3.    Goal / Target : tetapkan tujuan yang masuk akal dari setiap profit yang ingin anda peroleh dalam periode tertentu, hal ini harus berdasarkan strategi yang anda pakai dan target ini juga di hitung berdasarkan periode harian bagi anda yang termasuk day trader, periode mingguan bagi anda yang termasuk swing trader dan periode bulanan bagi anda yang suka scalping.

4.      Strategi : buatlah secara detail aturan aturan dari strategi yang anda gunakan, yaitu time frame yang anda gunakan, indikator yang anda pakai sebagai trigger atau pemicu dan indikator yang digunakan sebagai konfirmator yang diperlukan sebelum anda masuk posisi apakah memberikan sinyal Buy atau Sell, anda juga harus menentukan secara detail dalam kondisi bagaimana anda keluar atau menutup posisi, kapan saatnya take profit atau menetapkan stop loss.

5.  Evaluasi : Ini merupakan langkah terakhir yang penting tetapi seringkali dilupakan atau tidak dilakukan oleh banyak trader, dengan mengevaluasi trading kita sebelumnya akan membuat trading kita akan lebih berkembang. Dengan mengevaluasi trading yang diakukan sebelumnya maka kita akan mengetahui apakah sesuai dengan trading plan serta target kita dan juga bisa untuk mereview dari trading kita yang loss dan mencari tahu apa penyebabnya.
Jika kita menerapkan trading kita secara sembrono, maka hasil trading kita akan merefleksikannya. Trading plan yang digunakan akan menjadi dasar kesuksesan trading anda kedepannya.
Cheersss...

2 komentar:

Unknown mengatakan...

Artikel yang bermanfaat, memang sebagai trader sebaiknya kita bisa melakukan konsep trading terbaik dengan mengutamakan sistem dan konsep yang optimal. sekarang ini saya berusaha untuk bisa maksimal dalam trading yang saya lakukan di octafx. broker ini saya pilih karena memang broker ini mempunyai IB yang banyak di indonesia yang memberikan rebate besar

Edwardfx mengatakan...

Sebenarnya gak perlu modal besar untuk terjun di forex, apalagi sekarang ini telah banyak broker luar yang bisa melakukan deposit dengan dana terjangkau seperti di circlemarkets dimana hanya dengan dana $50 saja kita sudah bisa buka akun