Setiap trader dalam tradingnya harus mempunyai yang
namanya trading plan. Ada ungkapan yang mengatakan “jika anda tidak mempunyai
rencana maka anda berencana untuk gagal”. Mungkin ini terdengar klise tapi saat
anda trading anda pasti baru akan percaya.
Seorang trader yang sukses mempunyai trading plan
yang di awali oleh gambaran umum lalu menerapkannya dalam sebuah aturan yang
dijadikan acuan dalam bertransaksi. Selain itu yang juga tidak kalah penting
yaitu buatlah suatu catatan atau jurnal dari trading yang anda lakukan. Dengan
mempunyai jurnal atau catatan ini akan membantu anda kemudian hari dalam
mengevaluasi trading plan anda. Berikut beberapa pedoman yang bisa anda ikuti dalam menyusun
trading plan :
1. Ekspektasi
/ Harapan : Kenapa anda memutuskan terjun di forex trading dan apa yang
anda harapkan dari trading ini ? Dengan membangun ini dari awal maka akan membantu
untuk membuat trading Anda tetap pada jalurnya, dan menangkal kekecewaan.
2. Rencanakan
Resiko : Sebelumnya putuskan seberapa besar modal yang ingin
digunakan untuk trading, tentu saja dana ini tidak akan menganggu keuangan
rumah tangga anda atau bahasa kasarnya dana parkir. Mungkin terdengar mengada
ngada tetapi secara psikologi ini akan sangat berpengaruh terhadap mental anda,
selain itu tentukan seberapa besar target anda. Jangan sekali kali meresikokan
lebih dari yang anda sanggup tanggung, anda harus tidak merasa trauma atau
putus asa saat anda mengalami loss, untuk itu tentukan resiko yang siap anda
tanggung dari setiap transaksi yang anda lakukan di awal. Dalam artian begitu
anda masuk posisi pada saat itu juga anda sudah tahu seberapa besar resiko yang
siap anda tanggung.
3. Goal
/ Target : tetapkan tujuan yang masuk akal dari setiap profit
yang ingin anda peroleh dalam periode tertentu, hal ini harus berdasarkan
strategi yang anda pakai dan target ini juga di hitung berdasarkan periode
harian bagi anda yang termasuk day trader, periode mingguan bagi anda yang
termasuk swing trader dan periode bulanan bagi anda yang suka scalping.
4. Strategi :
buatlah secara detail aturan aturan dari strategi yang anda gunakan, yaitu time
frame yang anda gunakan, indikator yang anda pakai sebagai trigger atau pemicu
dan indikator yang digunakan sebagai konfirmator yang diperlukan sebelum anda
masuk posisi apakah memberikan sinyal Buy atau Sell, anda juga harus menentukan
secara detail dalam kondisi bagaimana anda keluar atau menutup posisi, kapan
saatnya take profit atau menetapkan stop loss.
5. Evaluasi : Ini merupakan langkah
terakhir yang penting tetapi seringkali dilupakan atau tidak dilakukan oleh
banyak trader, dengan mengevaluasi trading kita sebelumnya akan membuat trading
kita akan lebih berkembang. Dengan mengevaluasi trading yang diakukan
sebelumnya maka kita akan mengetahui apakah sesuai dengan trading plan serta
target kita dan juga bisa untuk mereview dari trading kita yang loss dan
mencari tahu apa penyebabnya.
Jika kita menerapkan trading kita secara sembrono,
maka hasil trading kita akan merefleksikannya. Trading plan yang digunakan akan
menjadi dasar kesuksesan trading anda kedepannya.
Cheersss...

2 komentar:
Artikel yang bermanfaat, memang sebagai trader sebaiknya kita bisa melakukan konsep trading terbaik dengan mengutamakan sistem dan konsep yang optimal. sekarang ini saya berusaha untuk bisa maksimal dalam trading yang saya lakukan di octafx. broker ini saya pilih karena memang broker ini mempunyai IB yang banyak di indonesia yang memberikan rebate besar
Sebenarnya gak perlu modal besar untuk terjun di forex, apalagi sekarang ini telah banyak broker luar yang bisa melakukan deposit dengan dana terjangkau seperti di circlemarkets dimana hanya dengan dana $50 saja kita sudah bisa buka akun
Posting Komentar