Jika tingkat volatilitas pasar forex sedang berada dalam range yang
sempit. Hal ini berarti fluktuasi pergerakan harga relatif lebih jinak
dibandingkan ketika volatilitas harga sangat tinggi. Di saat kondisi pasar
sedang tenang akan menjadi lebih bijak menerapkan sideways strategi dibandingkan breakout strategy (Silahkan baca artikel tentang strategi sideways dan breakout).
Pola double top akan terjadi jika harga mencoba menembus harga tertinggi
sebelumnya / swing high dan tidak berhasil, hal ini kemudian diikuti oleh
turunnya harga seperti ibaratnya ketika bola kita lempar ke atas dan mengenai
atap tapi atapnya tidak pecah maka bola tersebut akan kembali memantul kebawah.
Kebanyakan trader suka dengan strategi ini karena resikonya lebih kecil
dibandingkan peluang keuntungan yang bisa didapatkan. Pola double top ini juga
sangat populer digunakan saat pasar bergerak sideways.
Perhatikan grafik berikut :
Awal dari terbentuknya formasi double top dilihat dari adanya harga swing
high di ikuti oleh harga yang terkoreksi turun, kemudian kita tarik garis
horizontal pada harga tertinggi tersebut.
Seperti terlihat pada grafik diatas harga new high terlihat pada
lingkaran yang berwarna merah lalu kita tarik garis horizontal, garis
horizontal cukup penting karena menjadi batasan apakah harga selanjutnya jika
akan test level ini berhasil tembus atau tidak.
Langkah 2 : Set entry order “Sell” dibawah swing high
Pola double top yang terjadi
ini akan lebih valid jika mempunyai harga high yang sama, tetapi kadang pola
double top ini benar benar sempurna sama harga high-nya, terkadang harga akan
melewati high sebelumnya tetapi lalu berbalik kembali dan ditutup dibawah garis
horizontal atau saat harga hampir mendekati high sebelumnya harga sudah
berbalik. Oleh karena itu ada beberapa syarat yang harus diperhatikan saat akan
masuk posisi, yaitu untuk masuk posisi syaratnya harga harus ditutup dibawah
garis horizontal yang tadi kita buat dan masuk posisi pada open candle
berikutnya.
Perhatikan grafik dibawah
ini
Dari grafik diatas terlihat
harga tidak berhasil menembus new high atau harga tertinggi sebelumnya, lalu
harga juga ditutup dibawah garis horizontal atau kita anggap sebagai resistance
dan kita masuk posisi Sell pada saat open candle berikutnya.
Langkah 3 : Menentukan exit strategi
Untuk langkah exit strategy
atau langkah menutup posisi ada dua cara yang bisa diambil yaitu strategi
pertama yang melibatkan transaksi tunggal dalam artian lot yang dimasukkan
hanya satu dan strategi kedua yang melibatkan transaksi dengan jumlah lot lebih
dari satu.
Perhatikan grafik berikut :
Untuk transaksi yang hanya
melibatkan volume transaksi 1 lot maka untuk menentukan target profitnya yaitu
pada harga terendah sebelumnya atau previous low yang terbentuk antara masing
masing harga top. Sementara untuk stop loss tentukan 33% dari target kita, jadi
misalnya targetnya 60 pip maka stoploss-nya kurang lebih sebesar 20 pip dan
harus diatas garis horizontal, hal ini untuk menghindari harga kembali mencoba
test resistance. Seperti terlihat pada grafik diatas.
Dengan
menempatkan target profit 3x dari stop loss memberikan kita risk reward rasio 1
: 3, ini artinya kita cukup hanya mencari profit atau win ratio sekitar 30%
sudah bisa BEP atau break event point bahkan jika win ratio kita lebih besar
maka profit kita akan jauh lebih besar. Terlihat dengan menggunakan strategi
risk reward ratio 1 : 3 meskipun sampai 60% transaksi kita loss tapi secara
total kita masih profit.
Sementara
itu untuk transaksi yang melibatkan volume lebih dari 1 lot misalnya 2 lot,
untuk lot pertama kita pasang target di previous low seperti contoh pertama diatas,
lalu untuk lot yang ke dua target profit kita yaitu harga low sebelumnya lagi
dengan asumsi harga swing low akan menjadi support yang jika tidak berhasil
break maka harga akan kembali memantul.
Untuk
transaksi yang melibatkan volume transaksi dua lot ini jika lot 1 targetnya
sudah tersentuh maka kita bisa memindahkan stop loss untuk lot yang satunya
lagi ke harga BEP, sehingga jika ternyata harga kembali memantul keatas maka
lot yang ke dua akan aman meskipun kena stop loss dan secara keseluruhan kita
tetap profit.
Latih dan ujilah terlebih dahulu teknik ini di demo
account sebelum anda benar benar menerapkan di medan pertempuran yang sebenarnya atau dengan real account
Cheersss...



Tidak ada komentar:
Posting Komentar