Rabu, 19 Februari 2014

Menerima Kerugian Awal Keberhasilan Anda Dalam Trading



Satu hal yang tidak bisa dihindarkan saat kita trading yaitu mengalami yang namanya Loss, banyak para trader yang baru terjun di dunia trading ini berusaha dengan keras untuk menghindari yang namanya Loss dan mereka berusaha mengatur posisi yang sudah salah dengan harapan posisi yang sudah salah tersebut akan kembali menjadi profit atau BEP. Alih alih bisa menghindari kerugian dari posisi yang kita ambil yang sudah jelas jelas salah tapi kerugian yang kita alami akan semakin bertambah besar bahkan hal yang paling buruk equity atau modal kita akan tergerus sampai habis.

Dalam trading keberhasilan kita tidak tergantung dari seberapa bagus system trading yang kita punyai, jika kita tidak bisa mengelola setiap resiko dari posisi yang kita ambil maka jangan berharap kita bisa mendapatkan untung secara konsisten. Dalam dunia trading banyak yang menyarankan kita harus mempelajari kerugian atau resiko yang timbul sebelum kita mempelajari bagaimana kita akan untung, Nah dalam kesempatan kali ini saya akan mengulas bagaimana menerima kerugian dengan benar.


Point yang harus diperhatikan yaitu kita tidak bisa memastikan masa depan, siapapun orang itu di belahan dunia ini, akan tetapi bukan berarti kita tidak bisa memprediksi pergerakan harga, jutaan trader di dunia melakukan ini setiap hari bahkan bank, perusahaan hedge fund. Nah dalam melakukan prediksi dalam setiap trading kita harus punya dasar dari setiap peluang yang muncul, dalam setiap prediksi yang kita lakukan tidak akan selalu benar dan kita harus dapat mengambil langkah langkah jika prediksi yang kita lakukan salah atau tidak sesuai yang kita harapkan.

Dan sikap yang benar yang harus kita ambil yaitu menyadari bahwa prediksi kita salah dan kita harus mengakuinya dan hal yang harus dilakukan saat kita salah masuk posisi yaitu dengan menutup posisi yang sudah jelas jelas salah tersebut. Saya tahu bahwa hal ini sangat sulit untuk menerima kenyataan bahwa analisa kita salah dan posisi yang kita ambil berlawanan dengan market dan mengharuskan kita untuk menutup posisi tersebut, karena kebanyakan kasus saat kita menghadapi situasi seperti ini hal yang yang biasa dilakukan yaitu menambah posisi lagi yang sudah jelas salah tersebut, itulah sifat dasar manusia yang mempunyai ego yang tinggi, silahkan tanyakan ke diri anda sendiri.
Seberapa sering kita profit bukanlah hal yang paling utama, misalnya dalam 10 kali transaksi kita profit 8 kali dan hanya loss 2 kali, hal itu belum tentu secara keseluruhan kita untung karena dalam trading yang penting bukan seberapa sering kita profit tapi yang lebih penting seberapa besar keuntungan yang kita peroleh dan seberapa kecil kerugian yang kita alami. Perhatikan gambar dibawah ini


Dari gambar diatas misalnya kita ambil pasangan mata uang GBP/JPY, kalau kita lihat prosentase antara transaksi yang profit dan yang rugi lebih banyak transaksi yang profit yaitu sekitar 66%, akan tetapi persentase profit itu bukan inti dari trading, sekarang kita lihat gambar dibawah 
Kalau kita lihat gambar diatas yang menggambarkan rata rata keuntungan dan kerugian yang diperoleh dalam point, terlihat untuk mata uang GBP/JPY meski prosentase kemenangannya 66 % akan tetapi secara total masih menderita kerugian karena dari 66 % profit yang didapat hanya menghasilkan 52 pip sementara hanya loss 34% tapi kerugian yang dialami sebesar minus 122 poin atau dalam artian secara total kita masih menderita kerugian minus 70 poin. 

That the point, saat kita trading bukan ditentukan dari seberapa sering kita profit tapi seberapa besar keuntungan yang kita peroleh dalam artian saat kita mengalami kerugian tidak akan menghapus keuntungan yang sudah kita peroleh diawal, ingat di awal tulisan saya diatas tadi bahwa dalam trading kita pasti mengalami yang namanya loss.

Kesimpulanya saat kita trading “maximize your profit and minimize your loss”, tentu saja ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan karena sifat dasar manusia tapi juga bukan hal yang tidak mungkin selama kita disiplin dan tahu bahwa trading ini suatu bisnis yang mempunyai resiko seperti bisnis pada umumnya bukan suatu holly grail atau cara cepat jadi milyader.

Happy Trading…..

Tidak ada komentar: